UBAYA InnovAction Hub (UIH) https://uih.ubaya.ac.id/ Universitas Surabaya Wed, 15 Jul 2026 06:01:42 +0000 en-US hourly 1 UIH dan PT Jamu Iboe Jaya Jalin Kolaborasi Co-Branding Lilin Aromaterapi Bersama Candlette https://uih.ubaya.ac.id/2026/07/14/uih-dan-pt-jamu-iboe-jaya-jalin-kolaborasi-co-branding-lilin-aromaterapi-bersama-candlette/ Tue, 14 Jul 2026 03:08:21 +0000 https://uih.ubaya.ac.id/?p=5107 Surabaya – Ubaya InnovAction Hub (UIH) resmi menjalin kerja sama dengan PT Jamu Iboe Jaya melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Co-Working Space UIH, Senin (13/7/2026). Kerja sama ini melibatkan Candlette, startup binaan UIH yang dipercaya untuk mengembangkan dan memproduksi 100 unit lilin aromaterapi sebagai suvenir resmi kegiatan Lustrum ke-40 Fakultas Teknik Universitas Surabaya, khususnya Program Studi Teknik Kimia. Perjanjian ini ditandatangani langsung oleh Direktur Ubaya InnovAction Hub, Prof. Sujoko Efferin, Ph.D., Product Group Manager PT Jamu Iboe Jaya, Perry Angglishartono, dan Founder Candlette, Eunike Gabriella sebagai mitra pelaksana. “Universitas Surabaya (UBAYA) memiliki banyak hasil penelitian serta paten yang siap dihilirisasi dan dikembangkan bersama mitra industri. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus diperluas, tidak hanya dalam pengembangan produk, tetapi juga pada kegiatan research and development (R&D) hingga komersialisasi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha,” ungkap Prof. Sujoko Efferin, Ph.D. Penandatanganan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan startup binaan dalam mendorong hilirisasi inovasi. Acara tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Surabaya, Ir. Eric Wibisono, Ph.D., IPU, Direktur Kerja Sama Kelembagaan, Dr. Ir. Yenny Sari, CQE, Ketua Panitia Lustrum Program Studi Teknik Kimia, Dr. Ir. Emma Savitri, IPM, Koordinator Panitia Lustrum Program Studi Teknik Kimia, Dr. Candra Wijaya, M.T., serta perwakilan dari PT Jamu Iboe Jaya dan Universitas Surabaya. Melalui kerja sama ini, PT Jamu Iboe Jaya memberikan dukungan berupa 100 unit gelas berlogo perusahaan yang dimanfaatkan sebagai wadah lilin aromaterapi. Sementara itu, UIH bersama Candlette bertanggung jawab dalam pengembangan formula aroma, proses produksi, pengemasan, hingga penyusunan materi pendukung produk co-branding. Tidak hanya menghasilkan produk suvenir, kolaborasi ini juga menghadirkan nilai tambah melalui pemanfaatan aset yang masih layak pakai menjadi produk inovatif bernilai ekonomi. Selain itu, kerja sama ini menjadi sarana bagi startup binaan UIH untuk memperoleh pengalaman nyata dalam proses hilirisasi inovasi, mulai dari pengembangan produk hingga kolaborasi dengan mitra industri. “Sebagai startup binaan UIH, saya sangat bersyukur atas pendampingan dan kesempatan yang terus diberikan, bahkan setelah saya lulus dari UBAYA. UIH membuka banyak peluang bagi saya untuk berkembang, termasuk mempertemukan startup dengan mitra industri melalui berbagai kesempatan pitching. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Jamu Iboe atas kepercayaan yang diberikan kepada Candlette,” jelas Eunike Gabriella, alumnus Fakultas Psikologi UBAYA. Sebelumnya, PT Jamu Iboe Jaya telah mempercayakan Candlette untuk mengembangkan dan memproduksi reed diffuser dengan aroma khas perusahaan sebagai merchandise korporat. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa startup binaan UIH mampu menghadirkan produk inovatif sesuai dengan kebutuhan industri, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. “UBAYA merupakan salah satu mitra perguruan tinggi yang memiliki hubungan sangat baik dengan Jamu Iboe. Kami siap memperluas kolaborasi, khususnya di bidang research and development (R&D), seperti pengembangan inovasi pangan, minuman, dan produk berbasis bahan alam,” tutup Perry Angglishartono. Melalui kolaborasi tersebut, kerja sama terus berkembang ke tahap yang lebih strategis melalui pengembangan produk co-branding lilin aromaterapi untuk kegiatan Lustrum ke-40 Fakultas Teknik Universitas Surabaya. UIH berharap kemitraan ini dapat menjadi awal dari berbagai kolaborasi inovatif lainnya, baik melalui startup binaan maupun hilirisasi hasil riset dan paten UBAYA, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi industri dan masyarakat. (fmd)

The post UIH dan PT Jamu Iboe Jaya Jalin Kolaborasi Co-Branding Lilin Aromaterapi Bersama Candlette appeared first on UBAYA InnovAction Hub (UIH).

]]>
PENDAFTARAN UBAYA IGNITE INTERNATIONAL – GOES TO CHINA https://uih.ubaya.ac.id/2026/07/14/pendaftaran-ubaya-ignite-international/ Tue, 14 Jul 2026 01:15:07 +0000 https://uih.ubaya.ac.id/?p=5102 ⚠️ Kalau kamu serius ingin punya bisnis besar, jangan hanya belajar dari layar. Hi, Youthpreneurs! 👋 Bayangkan kalau dalam 10 hari kamu bisa belajar langsung dari ekosistem bisnis terbesar di dunia. Mulai dari mengunjungi pabrik, supplier, hingga marketplace di China, sambil membangun koneksi internasional yang bisa membuka peluang bisnis baru. UBAYA Ignite International hadir untuk kamu yang ingin naik level dalam dunia bisnis dan entrepreneurship melalui pengalaman belajar yang nyata. Apa yang akan kamu dapatkan? 🔥 ✅ Foundation Bootcamp intensif bersama para ahli ✅ 1-on-1 Business Coaching ✅ Mandarin for Business ✅ Factory Visit & Sourcing langsung di China ✅ Pengalaman bisnis internasional yang dapat dikonversi hingga 20 SKS 💰 Early Bird: Rp14.999.000 ✨ Bisa dicicil secara bertahap. Belum termasuk tiket pesawat pulang–pergi Indonesia–China. 📅 Kelas UBAYA Ignite: 31 Agustus – 2 September 2026 📅 Batas pendaftaran: 1 September 2026 🔗 Link pendaftaran: https://ubaya.id/UbayaIgniteInternational 📲 Contact person: 0838-3264-5451 (Lisa) Jangan cuma belajar tentang bisnis dunia. Datang, lihat, dan rasakan langsung bagaimana bisnis kelas dunia berkembang di China. 🚀  

The post PENDAFTARAN UBAYA IGNITE INTERNATIONAL – GOES TO CHINA appeared first on UBAYA InnovAction Hub (UIH).

]]>
Lebih dari Sekadar Merangkai Bunga, UIH Tumbuhkan Semangat Creativepreneur bersama Messy Bloom https://uih.ubaya.ac.id/2026/07/13/lebih-dari-sekadar-merangkai-bunga-uih-tumbuhkan-semangat-creativepreneur-bersama-messy-bloom/ Mon, 13 Jul 2026 02:50:53 +0000 https://uih.ubaya.ac.id/?p=5139 Surabaya – Ubaya InnovAction Hub (UIH) kembali menghadirkan kegiatan yang menggabungkan kreativitas dengan semangat kewirausahaan melalui workshop “Beyond Skills: Flower Arrangements Class” yang diselenggarakan di Perkumpulan Marga Huang Jawa Timur, Sabtu (11/7/2026). Workshop ini merupakan hasil kolaborasi antara Ubaya InnovAction Hub (UIH), Messy Bloom, dan Starinc International sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus memperkenalkan peluang usaha di industri kreatif. Kegiatan ini menghadirkan Ivena Siddharta selaku Founder dan CEO Messy Bloom, yang juga merupakan alumnus Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA). Melalui pengalamannya membangun bisnis di bidang table decor, Ivena membagikan perjalanan merintis usaha, tantangan yang dihadapi, hingga strategi mengembangkan bisnis kreatif yang mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan tren pasar. Workshop diawali dengan sesi materi mengenai dasar-dasar teknik merangkai bunga, mulai dari pemilihan jenis bunga, penyusunan komposisi, hingga tips menciptakan rangkaian yang menarik secara visual. Selain itu, peserta juga dibekali wawasan tentang cara membangun nilai produk, menentukan strategi pemasaran, serta pentingnya membangun identitas merek yang kuat agar produk memiliki daya saing di pasar. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami bahwa keterampilan merangkai bunga tidak hanya menghasilkan karya yang indah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang bisnis yang bernilai ekonomi. “Sering kali kita selalu membuat apa yang kita sukai, padahal bisnis yang bagus dan sustain adalah bisnis yang mengetahui apa yang market butuhkan,” ucap Ivena yang juga pernah mengikuti program inkubator bisnis binaan UIH dalam mengembangkan bisnisnya Kana Boga, yaitu produk bumbu siap saji dan makanan olahan bercita rasa tradisional Nusantara, seperti bumbu pecel, gado-gado, dan berbagai makanan praktis lainnya. Setelah sesi inspiratif, peserta mengikuti workshop dengan merangkai bunga secara langsung menggunakan material yang disediakan oleh Messy Bloom dan Starinc International. Selama sesi praktik, peserta mempelajari pemilihan komposisi warna, keseimbangan bentuk, hingga cara menciptakan rangkaian yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai jual. Suasana workshop berlangsung interaktif karena peserta dapat berdiskusi langsung dengan fasilitator mengenai teknik maupun peluang usaha di bidang flower arrangement. Ivena berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong semakin banyak generasi muda untuk berani memulai usaha dengan mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang dimiliki. “Portofolio adalah salah satu langkah awal untuk membangun kepercayaan pelanggan. Foto produk adalah kesan pertama yang dilihat calon pelanggan. Tidak harus memiliki ruang studio yang mahal, kita bisa memanfaatkan cahaya matahari sebagai natural light untuk menghasilkan foto estetik,” pesannya. Melalui kegiatan ini, UIH kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem inovasi dan kewirausahaan yang menghubungkan dunia pendidikan dengan praktik bisnis secara nyata. Dengan menghadirkan startup binaan sebagai narasumber, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan praktis, tetapi juga belajar langsung dari pengalaman pelaku usaha yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya. (fmd)

The post Lebih dari Sekadar Merangkai Bunga, UIH Tumbuhkan Semangat Creativepreneur bersama Messy Bloom appeared first on UBAYA InnovAction Hub (UIH).

]]>
UIH dan INTI Surabaya Perkuat Hilirisasi Produk Riset Inhaler Berbahan Minyak Atsiri https://uih.ubaya.ac.id/2026/05/25/uih-dan-inti-surabaya-perkuat-hilirisasi-produk-riset-inhaler-berbahan-minyak-atsiri/ Mon, 25 May 2026 03:13:26 +0000 https://uih.ubaya.ac.id/?p=5117 Surabaya – Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk kesehatan berbasis bahan alami, Pengurus Cabang Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kota Surabaya berinisiatif menghadirkan aktivitas yang tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga memiliki dampak ekonomi bagi anggotanya. Melihat potensi tersebut, Ubaya InnovAction Hub (UIH) menjalin kerja sama dengan INTI Surabaya melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) tentang produksi dan komersialisasi produk inhaler berbahan minyak atsiri oleh Direktur Ubaya InnovAction Hub, Prof. Sujoko Efferin, Ph.D. dan Ketua INTI Surabaya, Daniel Octavianus Atmadja, Jumat (22/5/2026). “Pembelian awal sebanyak 100 unit produk inhaler akan kami jadikan sebagai test market. Kami akan menguji beberapa varian aroma yang paling diminati masyarakat sebagai dasar pengembangan dan komersialisasi produk selanjutnya,” jelas Daniel Octavianus Atmadja. Produk inhaler tersebut merupakan hasil riset Dr. apt. Marisca Evalina Gondokesumo yang memanfaatkan formulasi minyak atsiri sebagai inovasi produk kesehatan. Inhaler aromaterapi ini dirancang sebagai produk yang praktis digunakan dan mudah dibawa ke mana saja. Kandungan di dalamnya memberikan aroma yang menyegarkan dan efek relaksasi, sehingga dapat membantu memberikan rasa nyaman saat mengalami keluhan ringan, seperti hidung tersumbat, stres, pusing, mual, maupun mabuk perjalanan. Kerja sama ini menjadi salah satu upaya mempercepat hilirisasi hasil riset UBAYA agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pada kerja sama ini, UIH bertanggung jawab terhadap proses produksi sesuai spesifikasi yang disepakati, sementara INTI Surabaya berperan dalam mendukung pengembangan pasar, distribusi, serta komersialisasi produk kepada masyarakat. CEO Outclass Indonesia ini juga menambahkan bahwa INTI Surabaya berencana membuka toko daring yang menjadi etalase berbagai produk inovasi UBAYA, baik hasil riset dosen maupun startup binaan UIH. Namun, produk yang dipasarkan akan dipilih melalui proses kurasi agar sesuai dengan kebutuhan pasar dan memiliki potensi untuk dikembangkan secara komersial. “Produk inhaler ini tidak hanya lahir dari hasil riset, tetapi juga diproduksi dengan melibatkan masyarakat Desa Jatijejer. Minyak atsiri yang dihasilkan juga berasal dari tanaman lokal setempat, yaitu serai. Harapannya, inovasi ini juga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui proses produksi yang berkelanjutan,” jelas Dr. apt. Marisca Evalina Gondokesumo selaku Dosen Fakultas Farmasi UBAYA. Sinergi ini menjadi wujud komitmen UIH dalam menjembatani hasil riset dan kekayaan intelektual (HKI) dosen dengan kebutuhan pasar. Melalui kolaborasi bersama INTI Surabaya, inovasi yang lahir dari sivitas akademika UBAYA tidak hanya berhenti pada tahap penelitian, tetapi juga memiliki potensi dikembangkan menjadi produk yang bernilai dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (fmd)

The post UIH dan INTI Surabaya Perkuat Hilirisasi Produk Riset Inhaler Berbahan Minyak Atsiri appeared first on UBAYA InnovAction Hub (UIH).

]]>
Dauroma Bawa Inovasi Parfum Limbah Kulit Buah di Hult Prize Nationals 2026 https://uih.ubaya.ac.id/2026/05/15/dauroma-bawa-inovasi-parfum-limbah-kulit-buah-di-hult-prize-nationals-2026/ Fri, 15 May 2026 04:36:40 +0000 https://uih.ubaya.ac.id/?p=5145 SURABAYA – Startup binaan Ubaya InnovAction Hub (UIH), Dauroma berhasil mewakili Universitas Surabaya (UBAYA) dalam ajang Hult Prize Nationals 2026 yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 9–10 Mei 2026. Kompetisi yang dikenal sebagai salah satu ajang kewirausahaan sosial mahasiswa terbesar di dunia ini mempertemukan startup mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menghadirkan solusi bisnis yang memberikan dampak sosial dan lingkungan sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Pada kesempatan ini, Dauroma mengangkat inovasi parfum berbahan dasar limbah kulit buah sebagai solusi untuk meningkatkan nilai tambah limbah organik sekaligus mendukung praktik ekonomi sirkular. Melalui inovasi tersebut, Dauroma menunjukkan bahwa limbah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk yang memiliki manfaat ekonomi sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan. Dauroma merupakan startup yang digagas oleh 4 orang mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, yaitu Nicole Olivia selaku Chief Executive Officer (CEO), Christhoper Kayne selaku Chief Production Officer (CPO), Selena Hans selaku Chief Marketing Officer (CMO), dan Fransiskus Hendra selaku Chief Financial Officer (CFO). Selama persiapan menuju Hult Prize Nationals 2026, tim Dauroma mendapatkan pendampingan dari UIH. Salah satunya melalui sesi coaching bersama Rico Tedyono selaku Co-Founder dan COO Komunal Indonesia. Tim dibekali teknik menyusun value proposition, membangun storytelling, hingga menyampaikan solusi bisnis secara efektif untuk menghadapi kompetisi yang seluruh rangkaiannya dilaksanakan dalam Bahasa Inggris. “Pitching dalam Bahasa Inggris tentu menjadi tantangan. Berkat pendampingan dari UIH dan coaching bersama Bapak Rico Tedyono, kami belajar menyampaikan ide bisnis dengan lebih terstruktur dan percaya diri. Bekal tersebut sangat membantu selama mengikuti Hult Prize Nationals,” ucap Nicole Olivia. Selama dua hari pelaksanaan kompetisi, tim Dauroma mengikuti berbagai rangkaian kegiatan mulai dari sesi orientasi, networking bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi, hingga sesi pitching di hadapan dewan juri. Selain menjadi ajang kompetisi, Hult Prize juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, serta memperoleh masukan langsung dari para praktisi dan pelaku industri mengenai pengembangan model bisnis yang berkelanjutan. Pada sesi pitching, Dauroma mempresentasikan model bisnis beserta dampak sosial yang ingin dihasilkan melalui pemanfaatan limbah kulit buah menjadi produk parfum yang bernilai jual. Proses presentasi ini menjadi pengalaman berharga bagi tim untuk mengasah kemampuan komunikasi bisnis, menyampaikan solusi secara efektif, sekaligus menerima berbagai masukan konstruktif dari dewan juri guna menyempurnakan inovasi yang dikembangkan. Tidak hanya berkompetisi, tim Dauroma juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun jejaring dengan startup dari berbagai universitas serta berdiskusi dengan para mentor dan juri yang memiliki pengalaman luas di bidang kewirausahaan. Salah satu momen yang berkesan adalah kesempatan bertemu dengan Pandu Putra, Co-Develop Director Asia Hult Prize, serta Jehian Panangian Sijabat, CEO Mantappu Corp, yang hadir sebagai dewan juri dalam kompetisi tersebut. Interaksi ini memberikan perspektif baru mengenai pentingnya membangun startup yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki model bisnis yang kuat dan berkelanjutan. Christopher Kayne mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam Hult Prize Nationals menjadi pengalaman yang membuka wawasan mengenai pengembangan startup di tingkat nasional. “Mengikuti Hult Prize Nationals memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami memperoleh banyak masukan dari mentor dan berkesempatan berdiskusi dengan startup dari berbagai daerah. Pengalaman ini memotivasi kami untuk terus menyempurnakan Dauroma agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya. Meskipun belum berhasil meraih posisi juara, keikutsertaan Dauroma menjadi langkah penting dalam proses pengembangan startup. Kompetisi ini memberikan pengalaman nyata mengenai bagaimana sebuah ide bisnis diuji, divalidasi, dan dikembangkan agar mampu memberikan dampak sosial yang berkelanjutan. Dauroma merupakan salah satu startup binaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 yang saat ini terus mendapatkan pendampingan dari UIH. Keikutsertaannya dalam Hult Prize Nationals 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan mampu mendorong startup mahasiswa untuk mengembangkan inovasi, memperluas jejaring, serta berani bersaing di ajang kewirausahaan tingkat nasional maupun internasional. (fmd)

The post Dauroma Bawa Inovasi Parfum Limbah Kulit Buah di Hult Prize Nationals 2026 appeared first on UBAYA InnovAction Hub (UIH).

]]>
Calling All Tenant UMKM UNNOFEST Vol 8 ‘MOTION’ https://uih.ubaya.ac.id/2026/04/20/calling-all-tenant-umkm-unnofest-vol-8-motion/ Mon, 20 Apr 2026 05:22:55 +0000 https://uih.ubaya.ac.id/?p=5088 ✨ CALLING ALL TENANT! ✨ Festival Kewirausahaan Mahasiswa Terbesar di Surabaya kembali hadir‼️ UNNOFEST VOL. 8: Motion 🎡💫 Saatnya jadi bagian dari festival paling seru dan penuh energi! 🚀 Dengan lebih dari 5.000 pengunjung, UNNOFEST jadi tempat yang tepat buat kamu memperkenalkan dan mengembangkan brand kamu 🤍 Kami membuka kesempatan untuk kamu yang punya produk di bidang: 🍴 Food & Beverage | 👗 Fashion | 🎨 Hobbies | 🧵 Craft 📅 8–10 Juni 2026 🕘 09.00 – 15.30 WIB 📍 Plaza Fakultas Bisnis & Ekonomika (FBE) Universitas Surabaya Ini waktunya kamu bergerak, berkembang, dan bersinar bersama UNNOFEST! ✨ 📞 Hubungi kami: Angeline – 0878-7525-4689 Matthew – 0812-1290-1008

The post Calling All Tenant UMKM UNNOFEST Vol 8 ‘MOTION’ appeared first on UBAYA InnovAction Hub (UIH).

]]>
Factory Visit ke PT Bumi Indo Jaya bersama Perkumpulan Marga Huang Jatim https://uih.ubaya.ac.id/2026/04/19/factory-visit-ke-pt-bumi-indo-jaya-bersama-perkumpulan-marga-huang-jatim/ Sun, 19 Apr 2026 05:15:25 +0000 https://uih.ubaya.ac.id/?p=5085 FACTORY VISIT ALERT! 🚀 Bukan sekadar jalan-jalan… ini kesempatan buat ngerasain dan belajar langsung manajemen operasional di industri 👀🏭 Pernah kepikiran nggak sih, bagaimana industri pakan ternak bisa tetap survive di era sekarang? Yuk cari tahu jawabannya lewat Factory Visit ke PT Bumi Indo Jaya bersama Perkumpulan Marga Huang Jatim. Di sini kamu akan dapat: ✨ insight real langsung dari industri 🤝 kesempatan nambah relasi & networking 🎤 sesi Q&A eksklusif bertemu owner pabrik Catat tanggal dan lokasinya: 📍 PT Bumi Indo Jaya Jl. Tirta Suam No. 1, Magersari, Mojokerto https://share.google/4l7pwpz8kbFZZO1qJ 🗓 Kamis, 7 Mei 2026 ⏰ 07.30 WIB – selesai ⚠️ Slot terbatas, cuma 30 orang 📲 DM sekarang atau hubungi: 0812-1611-2227 (Lin Zhen Guo)

The post Factory Visit ke PT Bumi Indo Jaya bersama Perkumpulan Marga Huang Jatim appeared first on UBAYA InnovAction Hub (UIH).

]]>
Perjalanan Avera Cake Mengikuti Winter Camp di Tiongkok https://uih.ubaya.ac.id/2026/01/12/perjalanan-avera-cake-mengikuti-winter-camp-di-tiongkok/ Mon, 12 Jan 2026 01:50:59 +0000 https://uih.ubaya.ac.id/?p=5123 Surabaya – Avera Cake, startup binaan Ubaya InnovAction Hub (UIH) memperoleh kesempatan berharga untuk mengikuti Program Beasiswa Non-Degree Winter Camp yang diselenggarakan oleh INTI Surabaya bekerja sama dengan Rizhao Polytechnic, Tiongkok pada 12 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026. Program internasional yang berlangsung selama kurang lebih tiga minggu ini menjadi wadah bagi peserta untuk memperluas wawasan akademik, budaya, kreativitas, hingga peluang bisnis di tingkat global. Avera Cake terdiri dari dua orang mahasiswa Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (FBE UBAYA) yaitu Patricia Esther Wellyana dan Alodia Ardine Ardiningrum. Selama berada di Kota Rizhao, mereka mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk mengenalkan bahasa, budaya, serta perkembangan industri kreatif di Tiongkok. Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Shandong Lukui Tea Industry, tempat Avera Cake mempelajari proses pengolahan teh mulai dari budidaya hingga penyajian. Selain mengenal industri teh, mereka juga memperoleh pengalaman langsung mengikuti workshop budaya, seperti membuat kantong aromaterapi tradisional (xiangnang), seni kerajinan tangan berbahan brokat dan mutiara, meracik teh bunga khas Rizhao, serta mengenakan pakaian tradisional Hanfu. Pembelajaran kemudian berlanjut di Rizhao Polytechnic, Avera Cake mengikuti kelas intensif Bahasa Mandarin dan budaya Tiongkok selama sepuluh hari. Materi yang dipelajari meliputi percakapan sehari-hari, pengenalan kosakata, hingga komunikasi praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan maupun dunia bisnis. Tidak hanya itu, mereka juga mengikuti berbagai kelas budaya seperti kaligrafi, teknik cap tradisional Tiongkok, seni pasir berwarna, melukis kipas, hingga merangkai bunga dalam bola kaca yang menjadi pengalaman kreatif sekaligus memperkenalkan filosofi seni khas Tiongkok. “Salah satu kelas yang paling berkesan bagi saya adalah Creative Media Production. Kami belajar bagaimana membuat konten digital yang menarik, mulai dari teknik pengambilan gambar, editing video menggunakan CapCut, hingga menyusun vlog. Saya menyadari bahwa di era digital, sebuah produk tidak hanya harus berkualitas, tetapi juga perlu dikomunikasikan dengan cara yang menarik. Ilmu yang saya peroleh dari kelas ini menjadi bekal untuk memperkuat strategi pemasaran digital dan storytelling Avera Cake melalui media sosial,” ujar Patricia. Selain kegiatan akademik, mereka juga memperoleh kesempatan mengenal sistem pendidikan tinggi di Tiongkok melalui kunjungan ke Zhejiang University of Science and Technology serta Zhejiang University of Finance and Economics. Kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai fasilitas pendidikan, budaya belajar mahasiswa internasional, serta membuka wawasan mengenai peluang studi dan kolaborasi di masa mendatang. Program ini juga menghadirkan pengalaman yang sangat berharga dalam memahami ekosistem bisnis internasional. Peserta mengunjungi Yiwu International Trade Market, salah satu pusat perdagangan grosir terbesar di dunia. Pada kesempatan ini, mereka mengamati secara langsung beragam produk, sistem perdagangan, pengemasan, hingga tren pasar global. Pengalaman tersebut memberikan inspirasi bagi Avera Cake dalam melihat pentingnya inovasi produk, desain kemasan, efisiensi rantai pasok, serta peluang memperluas jaringan bisnis di pasar internasional. Di sela-sela kegiatan akademik, mereka juga mengunjungi berbagai destinasi budaya dan wisata seperti Dongyi Town, Anfu Road, Yuyuan Garden, Nanjing Road, The Bund, hingga Shanghai Disneyland. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat, budaya lokal, serta perkembangan kota-kota modern di Tiongkok. “Melalui program ini Avera Cake tidak hanya belajar tentang budaya Tiongkok, tetapi juga mendapatkan banyak wawasan baru yang sangat relevan untuk mengembangkan usaha. Kami belajar berkomunikasi dengan orang dari latar belakang yang berbeda, mengenal dasar-dasar bahasa Mandarin, memperdalam digital marketing, hingga melihat secara langsung bagaimana perdagangan internasional berjalan. Semua pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi kami untuk terus mengembangkan Avera Cake,” jelas Alodia. Partisipasi Avera Cake dalam Program Beasiswa Non-Degree INTI Surabaya membuktikan bahwa startup lokal memiliki kesempatan untuk belajar langsung dari ekosistem global. Pengalaman internasional ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru, memperluas jejaring kolaborasi, serta meningkatkan daya saing startup Indonesia di tingkat internasional. Bagi Avera Cake, perjalanan ini bukan sekadar kesempatan belajar di luar negeri, melainkan sebuah pengalaman transformasional yang membuka perspektif baru mengenai kreativitas, inovasi, dan peluang bisnis di era global. (fmd)

The post Perjalanan Avera Cake Mengikuti Winter Camp di Tiongkok appeared first on UBAYA InnovAction Hub (UIH).

]]>
UBAYA BERGERAK UNTUK SURABAYA! https://uih.ubaya.ac.id/2025/10/07/ubaya-bergerak-untuk-surabaya/ Tue, 07 Oct 2025 05:15:59 +0000 https://uih.ubaya.ac.id/?p=5041 Mahasiswa, Dosen, dan Alumni Tercinta, Ini Panggilan untuk Kalian! Kota Surabaya mengajak kita semua berkontribusi nyata melalui INOVBOYO 2025 dengan tema: “Inovasi dalam Peningkatan Kualitas Infrastruktur dan Mitigasi Bencana”! 🏆 Ini kesempatan emas untuk mengubah ide penelitian, skripsi, PKM, P2MW, atau gagasan kreatif kalian menjadi solusi nyata yang bermanfaat bagi Kota Pahlawan! 💡 Kenapa Harus Ikut? ✅ Jadikan ajang implementasi karya akademik dan riset ✅ Total hadiah puluhan juta + Piagam dari Walikota Surabaya ✅ Inovasi unggulan dibantu pendaftaran HKI (hak cipta tetap milikmu!) ✅ Bantu Surabaya pecahkan Rekor MURI “Jumlah Inovasi Terbanyak dalam Satu Ajang!” ✅ Tunjukkan bahwa Ubaya adalah Kampus Inovasi di Surabaya! 🎯 Kategori yang Bisa Diikuti: • Teknologi Berbasis Web/Digital • Agribisnis dan Energi Terbarukan • Sosial dan Kependudukan (solusi bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat) 📅 Pendaftaran: 26 September – 31 Oktober 2025 📍 Daftar sekarang di: https://inovasi.surabaya.go.id/ Jangan biarkan ide brilianmu hanya jadi arsip, waktunya diwujudkan jadi solusi nyata untuk Surabaya! 🔥 Ayo daftarkan inovasimu sekarang, sebelum waktu habis! Satu ide dari Ubaya, bisa membawa dampak besar bagi Surabaya.

The post UBAYA BERGERAK UNTUK SURABAYA! appeared first on UBAYA InnovAction Hub (UIH).

]]>
5 Mahasiswa Ubaya Lolos P2MW Berkat Parfum Ramah Lingkungan Dauroma https://uih.ubaya.ac.id/2025/09/19/5-mahasiswa-ubaya-lolos-p2mw-berkat-parfum-ramah-lingkungan-dauroma/ Fri, 19 Sep 2025 04:08:12 +0000 https://uih.ubaya.ac.id/?p=5031 Surabaya – Bau menyengat sisa buah yang menumpuk di belakang kios jus mungkin terasa sepele bagi kebanyakan orang, namun bagi Nicole Olivia Tranggono, itu justru menjadi titik awal lahirnya sebuah gagasan besar. Bersama 4 rekannya, Selena Hans, Christopher Kayne, Fransiskus Hendra Setiawan Roni dan Cloresita Margareta Hawins, mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) itu kemudian melahirkan inovasi parfum ramah lingkungan bernama Dauroma. Dikatakan Nicole, nama Dauroma lahir dari dua kata, yaitu “daur ulang” dan “aroma”. Filosofi sederhana tapi penuh makna, yakni sampah yang tak berguna bisa diubah menjadi sesuatu yang harum dan bernilai tinggi.  “Kami ingin memberikan bukti, bahwa solusi masalah lingkungan bisa lahir dari ide-ide sederhana, bahkan dari kulit buah yang biasanya dianggap tak berharga,” ujar Nicole, Kamis (18/9/2025). Upaya mewujudkan ide ini, dimulai dengan mengumpulkan limbah buah dari UMKM jus sekitar kampus. Kulit apel, mangga hingga pisang dibawa ke laboratorium. “Awalnya, kami sempat ragu apakah kulit buah benar-benar bisa menghasilkan ekstrak yang wangi. Tapi setelah mencoba ekstraksi berulang-ulang, hasilnya mengejutkan,” kenang Christopher. Butuh waktu 2 minggu penuh untuk menciptakan parfum. Dari penyaringan ekstrak, pengolahan komposisi hingga tahap pematangan aroma (maceration). Mereka harus berkutat dengan botol-botol kecil, mencatat takaran, bahkan mencium aroma berulang kali sebelum yakin hasilnya pas. “Ada momen ketika aroma yang keluar malah tidak enak sama sekali. Rasanya mau menyerah, tapi justru di situlah kami belajar paling banyak,” tambah Selena. Dari berbagai uji coba, akhirnya lahir beberapa jenis aroma yang kemudian diberi nama yang khas. Aroma apel diberi nama Talya, mangga Ashbel, dan pisang Ertz. Nama-nama itu, mereka pilih bukan hanya untuk memberi identitas, tetapi juga agar setiap botol membawa cerita tersendiri. “Kami ingin orang yang memakainya merasa punya hubungan emosional dengan aroma, seolah ada cerita di baliknya,” kata Cloresita. Parfum ini telah diuji, dan aromanya mampu bertahan lebih dari 8 jam saat digunakan. Lebih penting lagi, Dauroma menjadi bukti bahwa inovasi bisa bersahabat dengan lingkungan. Didampingi dosen pembimbing, Adhika Putra Wicaksono, M.M, serta binaan Ubaya InnovAction Hub (UIH), karya ini akhirnya lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Pencapaian yang membuat kelima mahasiswa itu semakin yakin melangkah. “Harapan kami, suatu hari Dauroma tidak hanya harum di tubuh penggunanya, tapi juga harum di hati masyarakat, karena berhasil mengurangi limbah dan memberdayakan orang-orang di sekitarnya,” tutur Fransiskus. Sumber: https://surabaya.tribunnews.com/surabaya-metro/1914820/5-mahasiswa-ubaya-lolos-p2mw-berkat-parfum-ramah-lingkungan-dauroma?page=all&s=paging_new

The post 5 Mahasiswa Ubaya Lolos P2MW Berkat Parfum Ramah Lingkungan Dauroma appeared first on UBAYA InnovAction Hub (UIH).

]]>