Surabaya – Ubaya InnovAction Hub (UIH) kembali menghadirkan kegiatan yang menggabungkan kreativitas dengan semangat kewirausahaan melalui workshop “Beyond Skills: Flower Arrangements Class” yang diselenggarakan di Perkumpulan Marga Huang Jawa Timur, Sabtu (11/7/2026). Workshop ini merupakan hasil kolaborasi antara Ubaya InnovAction Hub (UIH), Messy Bloom, dan Starinc International sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus memperkenalkan peluang usaha di industri kreatif.

Kegiatan ini menghadirkan Ivena Siddharta selaku Founder dan CEO Messy Bloom, yang juga merupakan alumnus Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA). Melalui pengalamannya membangun bisnis di bidang table decor, Ivena membagikan perjalanan merintis usaha, tantangan yang dihadapi, hingga strategi mengembangkan bisnis kreatif yang mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan tren pasar.
Workshop diawali dengan sesi materi mengenai dasar-dasar teknik merangkai bunga, mulai dari pemilihan jenis bunga, penyusunan komposisi, hingga tips menciptakan rangkaian yang menarik secara visual. Selain itu, peserta juga dibekali wawasan tentang cara membangun nilai produk, menentukan strategi pemasaran, serta pentingnya membangun identitas merek yang kuat agar produk memiliki daya saing di pasar. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami bahwa keterampilan merangkai bunga tidak hanya menghasilkan karya yang indah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang bisnis yang bernilai ekonomi.
“Sering kali kita selalu membuat apa yang kita sukai, padahal bisnis yang bagus dan sustain adalah bisnis yang mengetahui apa yang market butuhkan,” ucap Ivena yang juga pernah mengikuti program inkubator bisnis binaan UIH dalam mengembangkan bisnisnya Kana Boga, yaitu produk bumbu siap saji dan makanan olahan bercita rasa tradisional Nusantara, seperti bumbu pecel, gado-gado, dan berbagai makanan praktis lainnya.

Setelah sesi inspiratif, peserta mengikuti workshop dengan merangkai bunga secara langsung menggunakan material yang disediakan oleh Messy Bloom dan Starinc International. Selama sesi praktik, peserta mempelajari pemilihan komposisi warna, keseimbangan bentuk, hingga cara menciptakan rangkaian yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai jual. Suasana workshop berlangsung interaktif karena peserta dapat berdiskusi langsung dengan fasilitator mengenai teknik maupun peluang usaha di bidang flower arrangement.
Ivena berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong semakin banyak generasi muda untuk berani memulai usaha dengan mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang dimiliki. “Portofolio adalah salah satu langkah awal untuk membangun kepercayaan pelanggan. Foto produk adalah kesan pertama yang dilihat calon pelanggan. Tidak harus memiliki ruang studio yang mahal, kita bisa memanfaatkan cahaya matahari sebagai natural light untuk menghasilkan foto estetik,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, UIH kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem inovasi dan kewirausahaan yang menghubungkan dunia pendidikan dengan praktik bisnis secara nyata. Dengan menghadirkan startup binaan sebagai narasumber, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan praktis, tetapi juga belajar langsung dari pengalaman pelaku usaha yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya. (fmd)
