Post Detail

Uncover the captivating story behind each post with our detailed insights, providing a deeper understanding and enriching your reading experience.

UIH dan INTI Surabaya Perkuat Hilirisasi Produk Riset Inhaler Berbahan Minyak Atsiri

Surabaya – Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk kesehatan berbasis bahan alami, Pengurus Cabang Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kota Surabaya berinisiatif menghadirkan aktivitas yang tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga memiliki dampak ekonomi bagi anggotanya. Melihat potensi tersebut, Ubaya InnovAction Hub (UIH) menjalin kerja sama dengan INTI Surabaya melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) tentang produksi dan komersialisasi produk inhaler berbahan minyak atsiri oleh Direktur Ubaya InnovAction Hub, Prof. Sujoko Efferin, Ph.D. dan Ketua INTI Surabaya, Daniel Octavianus Atmadja, Jumat (22/5/2026).

“Pembelian awal sebanyak 100 unit produk inhaler akan kami jadikan sebagai test market. Kami akan menguji beberapa varian aroma yang paling diminati masyarakat sebagai dasar pengembangan dan komersialisasi produk selanjutnya,” jelas Daniel Octavianus Atmadja.

Penyerahan 100 unit produk inhaler dari Dr. apt. Marisca Evalina Gondokesumo kepada Daniel Octavianus Atmadja.

Produk inhaler tersebut merupakan hasil riset Dr. apt. Marisca Evalina Gondokesumo yang memanfaatkan formulasi minyak atsiri sebagai inovasi produk kesehatan. Inhaler aromaterapi ini dirancang sebagai produk yang praktis digunakan dan mudah dibawa ke mana saja. Kandungan di dalamnya memberikan aroma yang menyegarkan dan efek relaksasi, sehingga dapat membantu memberikan rasa nyaman saat mengalami keluhan ringan, seperti hidung tersumbat, stres, pusing, mual, maupun mabuk perjalanan. Kerja sama ini menjadi salah satu upaya mempercepat hilirisasi hasil riset UBAYA agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pada kerja sama ini, UIH bertanggung jawab terhadap proses produksi sesuai spesifikasi yang disepakati, sementara INTI Surabaya berperan dalam mendukung pengembangan pasar, distribusi, serta komersialisasi produk kepada masyarakat.

CEO Outclass Indonesia ini juga menambahkan bahwa INTI Surabaya berencana membuka toko daring yang menjadi etalase berbagai produk inovasi UBAYA, baik hasil riset dosen maupun startup binaan UIH. Namun, produk yang dipasarkan akan dipilih melalui proses kurasi agar sesuai dengan kebutuhan pasar dan memiliki potensi untuk dikembangkan secara komersial.

“Produk inhaler ini tidak hanya lahir dari hasil riset, tetapi juga diproduksi dengan melibatkan masyarakat Desa Jatijejer. Minyak atsiri yang dihasilkan juga berasal dari tanaman lokal setempat, yaitu serai. Harapannya, inovasi ini juga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui proses produksi yang berkelanjutan,” jelas Dr. apt. Marisca Evalina Gondokesumo selaku Dosen Fakultas Farmasi UBAYA.

Sinergi ini menjadi wujud komitmen UIH dalam menjembatani hasil riset dan kekayaan intelektual (HKI) dosen dengan kebutuhan pasar. Melalui kolaborasi bersama INTI Surabaya, inovasi yang lahir dari sivitas akademika UBAYA tidak hanya berhenti pada tahap penelitian, tetapi juga memiliki potensi dikembangkan menjadi produk yang bernilai dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (fmd)

UIH atau Ubaya Innovaction Hub merupakan hub yang menghubungkan dan memfasilitasi seluruh kegiatan kewirausahaan dan inovasi di Universitas Surabaya. Dalam pelaksanaannya, UIH juga menjalin kemitraan dengan pemangku kepentingan eksternal.

Our Contact

Gedung Fakultas Teknobiologi Lantai 1
Ruang Co-Working Space BB.01.01
Jl. Raya Kalirungkut, Surabaya 60293

 2023 @ UIH Team