Post Detail

Uncover the captivating story behind each post with our detailed insights, providing a deeper understanding and enriching your reading experience.

Fashion Kearifan Lokal: Ubaya Lestarikan Budaya Dengan Kain Ikat Celup dan Shibori

Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya) berkolaborasi dengan Ubaya InnovAction Hub (UIH) melalui mata kuliah Kewirausahaan dan Inovasi menghadirkan kuliah tamu bersama dosen dan praktisi yang ahli di bidangnya. Kegiatan ini mengusung tema “Fashion Kearifan Lokal” yang bertujuan menciptakan pengalaman belajar dan meningkatkan daya kreativitas peserta. Kuliah tamu ini terbuka untuk mahasiswa dan karyawan aktif Ubaya maupun non Ubaya. Berlangsung pada Sabtu, 1 April 2023, sedikitnya puluhan peserta hadir dalam kegiatan yang digelar di Gedung FIK lantai 1, Ubaya Tenggilis.

 

Ninik Juniati, S.Pd., M.Pd., Dosen Program Studi Desain Produk FIK Ubaya sekaligus narasumber pada kuliah tamu ini memberikan sedikit penjelasannya terkait kegiatan yang diselenggarakan. Ia mengatakan bahwa ide fashion dengan kearifan lokal bermula saat Ubaya mendapatkan hibah matching fund untuk meningkatkan budaya menggunakan kain khas Indonesia di daerah Trawas. “Selain karena hibah matching fund, saya juga menyadari kurangnya anak muda yang tertarik untuk membuat atau menggunakan kain khas Indonesia,” tutur Ninik. Atas dasar itu, UIH bekerja sama dengan FIK Ubaya untuk mengadakan kuliah tamu demi memperkenalkan kain-kain khas Indonesia. “Kami mulai mengenalkan kain Indonesia ini dengan cara experiential learning pembuatan warna-warni kain ikat celup dan shibori,” ucapnya. Dengan metode experiential learning yang dikemas lebih menyenangkan, Ninik berharap kegiatan tersebut dapat menarik minat anak muda terhadap pembuatan dan penggunaan kain khas Indonesia.

 

Lebih lanjut, Ninik juga menjelaskan berbagai teknik pembuatan kain khas Indonesia. “Banyak teknik yang digunakan dalam pembuatan kain di Indonesia, seperti ikat celup atau itajime shibori, sasirangan, jungkutan, dan lain-lain,” jelas Ninik. Dari berbagai teknik itu, itajime shibori merupakan teknik yang paling mudah dipelajari, sehingga para peserta kuliah tamu tertarik untuk mendalami metode tersebut. Kendati demikian, Ninik tidak mempermasalahkannya karena tujuan utama dari kegiatan ini adalah menumbuhkan minat anak muda terhadap kain khas Indonesia.

 

Tak hanya itu, Ninik menyampaikan harapannya dengan diselenggarakannya kuliah tamu. “Saya berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini dapat menarik minat anak muda terutama mahasiswa Ubaya dalam pembuatan dan penggunaan kain khas Indonesia di Ubaya,” tuturnya. Ninik juga menyatakan bahwa selain dengan kuliah tamu yang diadakan, ia kerap kali mengenakan kain khas Indonesia saat mengajar untuk menarik minat mahasiswa. “Harapannya, dengan contoh langsung tersebut, akan banyak mahasiswa yang terinspirasi dan tertarik untuk mengenakan kain khas Indonesia ke kampus,” tutup Ninik.(sxn, cbw/vj/4232)

 

Sumber: https://www.ubaya.ac.id/2023/04/04/fashion-kearifan-lokal-ubaya-lestarikan-budaya-dengan-kain-ikat-celup-dan-shibori/

UIH atau Ubaya Innovaction Hub merupakan hub yang menghubungkan dan memfasilitasi seluruh kegiatan kewirausahaan dan inovasi di Universitas Surabaya. Dalam pelaksanaannya, UIH juga menjalin kemitraan dengan pemangku kepentingan eksternal.

Our Contact

Gedung Fakultas Teknobiologi Lantai 1
Ruang Co-Working Space BB.01.01
Jl. Raya Kalirungkut, Surabaya 60293

 2023 @ UIH Team