Surabaya – Ubaya InnovAction Hub (UIH) kembali menggelar Gebyar Virtual Inovasi Mahasiswa Universitas Surabaya 2022 dengan menghadirkan para praktisi atau pengusaha yang tergabung dalam Entrepreneurship Advisory Board (EAB), CEO Indonesia Chapter Jawa Timur, dan JCI East Java. Acara ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap semester untuk mahasiswa mata kuliah Startup Business Development (SBD) dan mata kuliah Kewirausahaan dan Inovasi (KI). Ratusan peserta hadir memeriahkan acara secara virtual dan saling menumbuhkan semangat kewirausahaan, Sabtu (4/6/2022).

Gebyar Virtual Inovasi Mahasiswa dibagi menjadi dua sesi yaitu pitching bisnis startup mahasiswa mata kuliah SBD dan pengumuman penghargaan Festival Kewirausaahan dan Inovasi atau Creo Festa Speed-6 Awards. Pada kesempatan ini, mahasiswa mata kuliah SBD melakukan presentasi atau pitching dihadapan para mentor/coach dan pengusaha yang tergabung dalam EAB, CEO Indonesia Chapter Jawa Timur, dan JCI East Java. Acara dipandu oleh Yayon Pamula Mukti selaku dosen pengampu mata kuliah SBD sekaligus Manajer Inkubator dan Akselerator Bisnis Ubaya.

Ada dua kelompok yang melakukan pitching yaitu Bahrul Habiby dengan bisnisnya bernama MarkasBot.id dan kelompok Ivan Christanto dan Christhoper Angelo Lomban dengan bisnisnya bernama Artisort. MarkasBot.id adalah bisnis startup yang membantu setiap kegiatan online marketing UMKM bisa jalan otomatis sehingga lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya. Bahrul Habiby memberikan solusi kepada UMKM dengan menghadirkan robot online marketing automation.

“Awalnya membuat Robot Shopee Automation saja. Tetapi berkembang sesuai dengan permintaan pasar yaitu UMKM, akhirnya muncul Robot Facebook Automation, Robot Tik Tok Marketing Automation, Robot Auto Post Caraousell to Google, dan yang lain. Saat ini kami ingin mengembangkan 17 produk dan masih dalam tahap pengembangan,” tutur Habiby, mahasiswa Fakultas Bisnis dan Ekonomika Ubaya.

Disisi lain, Ivan dan Christhoper juga memperkenalkan bisnis startup mereka di bidang fashion dengan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) bernama Artisort. Artisort merupakan hasil produk inovasi dari mata kuliah KI yang dilanjutkan di mata kuliah SBD untuk terus berkembang menjadi sebuah bisnis fashion dengan teknologi AR. Christhoper mengaku jika selama ini AR hanya diketahui masyarakat dalam permainan seperti Pokemon Go, namun AR juga bisa dinikmati dalam kehidupan sehari-hari melalui fashion.

“Kami melihat jika semakin hari OOTD (Outfit Of The Day) terutama casual fashion seperti kaos atau t-shirt semakin flat. Melihat tidak adanya perkembangan signifikan ke arah high-tech atau futuristik, akhirnya kami membuat Augmented Reality di baju dengan menghubungkan ke media sosial Instagram dengan fitur filter,” kata Christhoper, mahasiswa Fakultas Teknik Ubaya.

Setelah melakukan pitching, masing-masing kelompok mendapatkan pertanyaan serta saran yang membangun dari para pengusaha yang hadir. Tidak hanya itu, ada beberapa tawaran/saran kerja sama serta peluang pendanaan yang dapat ditindaklanjuti mahasiswa SBD setelah melakukan pitching.

“Saya sangat kagum dengan komitmen dan konsisten Ubaya yang terus menjalankan project Startup Business Development. Program ini salah satu bentuk bahwa Ubaya sangat mendukung inovasi yang berkelanjutan. Disini mahasiswa-mahasiswi juga berkesempatan mendapat mentor/coach dari member EAB untuk belajar bagaimana membuat bisnis lebih aplikatif, sesuai dengan kebutuhan market, dan memiliki mental bisnis,” ucap Jhonny Thio Doran selaku Ketua EAB.

Acara berikutnya dilanjutkan dengan pengumuman pemenang Festival Kewirausahaan dan Inovasi atau Creo Festa Speed 6 Awards. Acara yang bertajuk “Multiverse in Creo Festa” ini menghasilkan 83 produk karya asli peserta mata kuliah KI. Produk yang dihasilkan mahasiswa mulai dari fashion, food and beverage, hingga craft. Berbagai produk inovasi karya mahasiswa KI telah melewati proses seleksi dan penilaian dari dosen serta influenceryang hadir saat pameran Creo Festa pada Jumat, 27 Mei 2022.

Berikut para pemenang Creo Festa Speed 6 Awards:

Pemenang kategori favorit Creo Festa Speed Speed 6 Awards

  • The Most Favourite LOVE Innovation      : Healing Chilling
  • The Most Favourite Product                       : Toods Totebag
  • The Most Engaging Brand                             : Cup Pottery

Pemenang Creo Festa Speed 6 Awards

  • Juara 1                  : De Tchizi
  • Juara 2                  : Mouja Project
  • Juara 3                  : Coco Tuff

Selamat dan sukses terus untuk para pemenang!! (fmd)